Bagaimana Anda Menulis Kisah Merek yang Baik? Oleh Jon Allo | Dikirim pada 04 September 2020

Kisah merek Anda membedakan Anda dari orang lain. Jika tidak, Anda hanyalah satu solusi lagi untuk masalah lama yang sama yang dapat dipilih pelanggan, dan biasanya tanpa pembeda yang menonjol, mereka akan mendasarkan pilihan mereka pada harga. Sering kali, Anda tidak ingin pelanggan memilih Anda berdasarkan harga saja. Anda ingin mereka memilih Anda karena Anda adalah Anda.

Menceritakan kisah unik Anda dimulai dengan pertanyaan-pertanyaan ini:

Kapan, Mengapa dan Bagaimana Anda Memulai?

Cara terbaik untuk menunjukkan keaslian adalah dengan memberi tahu audiens Anda kapan, mengapa, dan Anda mulai melakukan apa yang Anda lakukan. Jika Anda dapat menceritakan kisah Anda dengan cara yang membuat audiens Anda terhubung dengan Anda, dan bahkan menjadi akar kesuksesan Anda – lebih baik lagi.

Bagaimana Anda Ingin Pelanggan Melihat Anda?

Saat Anda menulis cerita Anda, penting untuk menyampaikan nilai dan cita-cita Anda dengan cara yang tidak masuk akal. Meskipun Anda mungkin takut mematikan beberapa orang, Anda sebenarnya tidak perlu khawatir tentang itu. Orang-orang itu bukan audiens Anda. Audiens Anda terdiri dari orang-orang yang dapat berhubungan dengan cerita Anda, berbagi nilai-nilai Anda, dan ingin menjadi bagian darinya.

Di Mana Anda Melihat Bisnis Anda?

Di sinilah Anda akan mencoba untuk bermimpi besar, dan biarkan audiens Anda tahu di mana Anda melihat bisnis Anda di masa depan. Ini juga memberi Anda kesempatan untuk memperbaiki harapan konsumen terhadap apa yang Anda tawarkan daripada apa yang ditawarkan pesaing.

Bagaimana Anda menjawab pertanyaan-pertanyaan ini adalah penting.

Anda akan memiliki banyak peluang untuk melakukannya melalui setiap komunikasi yang Anda lakukan dengan audiens Anda – baik itu blog, media sosial, atau bahkan melalui jenis produk yang Anda tawarkan.

Dengan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini, Anda dapat mulai membentuk cerita Anda dan menenunnya di semua hal yang Anda lakukan.

Bagikan melalui Story Telling

Menggunakan gaya komunikasi yang jujur ​​dan tanpa batasan untuk menceritakan kisah Anda, kisah pelanggan Anda, dan kisah produk Anda adalah awal yang baik. Gunakan studi kasus, wawancara, dan posting blog mendalam terkait untuk mencapai hal ini.

Bagikan melalui Berbuat Baik

Terlibat dengan komunitas Anda untuk memberikan kembali sesuatu yang terlihat. Anda tidak ingin melakukan ini hanya untuk mendapatkan perhatian, tetapi Anda ingin memilih sesuatu yang membantu orang memahami siapa Anda sebagai pemilik bisnis dan apa bisnis Anda berdiri.

Bagikan melalui Pengalaman

Anda dan audiens Anda kemungkinan besar berbagi pengalaman umum yang harus didiskusikan. Semakin banyak cara Anda dapat berhubungan dengan mereka, semakin banyak cara mereka akan melihat penawaran Anda sebagai sesuatu yang unik dan berbeda.

Berbagi dengan Kebenaran

Jangan hype, dan jangan “meniup asap”. Konsumen saat ini cerdas. Mereka menginginkan kebenaran hitam dan putih dari masalah ini. Jika dibutuhkan 20 jam seminggu untuk melakukan apa yang Anda lakukan, dan Anda mengajar mereka, katakan yang sebenarnya. Jika Anda harus begadang untuk mengatasi jadwal anak-anak, katakan saja.

Bagikan Di Mana Saja

Jangan hanya “menceritakan” kisah Anda di blog Anda di bagian “tentang”. Ceritakan kisah Anda di mana-mana. Gunakan infografis, meme, posting blog, posting blog tamu, artikel, testimonial, perbuatan baik, dan segala cara yang mungkin untuk menyebarkan cerita Anda. Jadilah cerita Anda dengan tindakan Anda.